Final Piala Dunia 2026 mungkin mempertemukan Argentina dan Spanyol, namun bagi pengamat media di Inggris, pertandingan sesungguhnya terjadi di layar kaca, yaitu antara BBC dan ITV. Kedua raksasa penyiaran ini selalu bersaing ketat dalam urusan liputan turnamen sepak bola terbesar dunia. Lantas, siapa yang keluar sebagai pemenang dalam BBC vs ITV Piala Dunia 2026? Mari kita bedah berdasarkan beberapa kriteria penting.
Studio dan Lokasi Siaran
BBC mengambil keputusan kontroversial dengan tidak mengirim timnya ke Amerika Serikat, melainkan menggunakan studio digital di Salford yang dirancang seolah-olah berada di depan landmark kota tuan rumah. Ini jelas menunjukkan keterbatasan anggaran yang mereka miliki. Sebaliknya, ITV mendirikan studio di New York selama turnamen berlangsung. Meskipun tetap jauh dari aksi di Meksiko, Kanada, atau Pantai Barat AS, aura kehadiran mereka di Amerika terasa lebih autentik. Saat BBC akhirnya memutuskan berangkat ke AS, Inggris justru tersingkir lebih awal. Pemenang: ITV
Jajaran Panelis dan Pundit
ITV mengerahkan deretan bintang, termasuk Roy Keane yang terkenal dengan kritik pedasnya dan Ange Postecoglou (setidaknya saat Australia masih berlaga). Jobi McAnuff tampil efektif meski lebih sering ditempatkan untuk pertandingan larut malam, sementara Ian Wright selalu menghibur. ITV juga berhasil mengatasi kesalahan awal yang sempat menempatkan Emma Hayes di “dapur taktis” yang kontroversial.
BBC sendiri belum sepenuhnya menemukan formula pasca-era Gary Lineker. Lineker dulu berperan sebagai pembawa acara sekaligus pundit berpengalaman. Micah Richards memang punya energi khas, namun dari kubu BBC, mantan kiper Inggris Joe Hart yang paling menonjol. Sementara Alan Shearer dan Wayne Rooney sering terkesan datar, seperti pertahanan Inggris yang menghadapi serangan Argentina. Pemenang: ITV
Komentator dan Gaya Siaran
Banyak pemirsa di rumah merasa heran bagaimana mantan pemain bisa dibayar untuk mengomentari pertandingan besar namun terdengar bosan dan sedikit kesal—sindrom Mark Lawrenson. Jonathan Pearce (BBC) dan Lee Dixon (ITV) termasuk yang paling sering bersalah dalam hal ini. Sebaliknya, antusiasme Ally McCoist menjadi penyegar. Pada akhirnya, BBC memiliki susunan komentator yang lebih kuat, dengan Guy Mowbray yang jauh lebih enak didengar dibandingkan Sam Matterface. Pemenang: BBC
Wawancara Pasca-Pertandingan
Wawancara usai laga menjadi sorotan di kedua saluran karena alasan berbeda. Harry Kane yang kehilangan suara setelah kemenangan Inggris melawan Meksiko di Azteca menjadi salah satu momen wawancara olahraga paling lucu tak sengaja di BBC—dan bisa dijadikan remix tak terbatas. Sementara itu, aksi Gabriel Clarke dari ITV setelah Inggris mengalahkan Norwegia di perempat final tidak berjalan mulus. Ia menyampaikan kritik Tuchel secara langsung kepada Jude Bellingham, seolah membuka luka lama antara manajer dan pemain bintangnya. Pemenang: BBC
Analisis Wasit dan Aturan
Kontribusi Christina Unkel untuk ITV jauh di atas analisis Darren Cann di BBC. Unkel tampil lugas dan tanpa basa-basi, sedangkan Cann sering menyampaikan pendapatnya dengan banyak pengecualian sehingga terkesan hampir tidak berguna. Pemenang: ITV
Musik dan Tittle Pembuka
Baik BBC maupun ITV tidak mampu menyaingi ikoniknya Nessun Dorma (1990) atau kejutan ITV dengan lagu Mexico 1986. Namun, lagu Life is a Highway dari Rascal Flatts yang dipakai ITV mulai membosankan di awal turnamen. Sebaliknya, titles animasi BBC yang menampilkan adegan-adegan dan tokoh legendaris sepanjang sejarah Piala Dunia terlihat dan terdengar jauh lebih superior. Pemenang: BBC
Momen Viral Tak Terduga
Danny Murphy dari ITV membuat keputusan aneh dengan mulai bercerita tentang kucingnya yang sudah mati bernama Bob—yang kabur di dalam mobil Royal Mail—hanya karena Norwegia memasukkan pemain bernama Oscar Bobb. “Pertandingan ini tidak seburuk itu,” sahut Steve Bower dari BBC dengan muka datar. Pemenang: Entah bagaimana, kita semua. Kecuali Bob si kucing.
Kesimpulan: Siapa Unggul di BBC vs ITV Piala Dunia 2026?
Dengan skor 4-3 untuk BBC berdasarkan kriteria di atas, persaingan BBC vs ITV Piala Dunia 2026 berlangsung sengit. BBC unggul dalam urusan komentator, wawancara, musik, dan momen viral, sementara ITV menang di studio, pundit, dan analisis wasit. Namun, bagi pemirsa sepak bola Indonesia, hasil ini tidak terlalu krusial. Yang terpenting adalah kedua stasiun menyajikan tontonan berkualitas yang membuat kita semakin menikmati Piala Dunia. Pertarungan sejati tetaplah di atas lapangan hijau, tetapi tidak ada salahnya sesekali kita jadi “pengamat media” dadakan.
