Mari kita putar kembali waktu ke musim panas 2017, setahun setelah dongeng juara Leicester City. Di tengah skuad yang masih merayakan sisa-sisa kejayaan, ada seorang pahlawan yang nasibnya berada di ujung tanduk: striker asal Argentina, Leonardo Ulloa. Setelah konflik terbuka dengan manajer Claudio Ranieri, kepindahannya dari King Power Stadium seolah tinggal menunggu waktu.
Namun, dalam sebuah putaran balik yang mengejutkan, Ulloa justru menandatangani perpanjangan kontrak dua tahun. Sebuah kisah yang menarikn tentang loyalitas, dampak seorang manajer, dan persaingan internal yang sengit. Kisah ini, meskipun terjadi beberapa tahun lalu, memberikan pelajaran abadi yang sangat relevan bagi para pemain permainan mix parlay bola.
Drama di Balik Layar: Konflik dengan Ranieri
Untuk memahami betapa mengejutkannya perpanjangan kontrak ini, kita harus ingat apa yang terjadi di musim sebelumnya (2016-17). Hubungan Ulloa dengan manajer peraih gelar, Claudio Ranieri, memburuk secara drastis. Ia secara terbuka menuduh sang manajer telah mengingkari janji untuk membiarkannya pergi ke klub lain.
Dia merasah dikhianati dan frustrasi karena minimnya waktu bermain. Pada titik itu, pintu keluar tampaknya menjadi satu-satunya pilihan. Namun, pemecatan Ranieri dan penunjukan Craig Shakespeare sebagai manajer baru mengubah segalanya.
Continue reading Kisah ‘Comeback’ Leonardo Ulloa yang Terlupakan